Mana Foto Saya?

« back to home | facebook | thought

Tebak saya yang mana?

Profesian Ceria

"Hei mana fotoku?"

Kira-kira begitulah pertanyaan yang terlintas di benakku pada awal-awal mengenal situs jejaring sosial bernama Facebook. Kata-kata itu terlontar manakala akun saya yang diset berbahasa Indonesia memunculkan suatu notifikasi bahwa ada yang menandai foto saya.

Ya, pada awalnya pertanyaan itu cukup mengganggu mengingat ternyata tidak ada wajah saya barang seupil pun dan alih-alih justru foto-yang-tentu-bukan-saya atau ucapan selamat hari raya yang saya dapati. Namun sekarang saya hanya tersenyum-senyum sendiri ketika menemukan nama saya ditandai di atas foto kue berbentuk absurd --yang konon berhadiah cendol bila dikirim ke forum tertentu-- bersama nama-nama lain yang bertebaran di atas foto itu secara acak.

Tampaknya melakukan penandaan pada foto agar foto tersebut dilihat dan dikomentari banyak orang sudah menjadi suatu yang lumrah di jejaring sosial tersebut. Bahkan menandai foto sudah menjadi salah satu metode promosi paling murah dan mudah yang banyak dilakoni para pedagang di dunia maya. Oh iya, untuk hal ini tidak terbatas hanya untuk pencari rupiah, cara ini pun terbukti efektif ketika digunakan untuk mengundang orang agar menghadiri event-event tertentu.

Apa boleh buat. Saya sih rela saja ditandai di sembarang foto meskipun saya tidak ada di foto tersebut, selama tidak terlalu memenuhi notifikasi dan fotonya masih ada sedikit relevansi dengan saya. Kalau memang tujuan sang penanda foto adalah agar saya meluangkan waktu untuk melihatnya, cukup saya hapus tanda nama saya pada foto itu setelah cukup puas melihatnya. Toh, tujuan sang penanda sudah tercapai bukan?

Bagaimana dengan anda? ;)

Menandai foto = Photo tagging [berbentuk absurd]: tidak bisa saya tulis di sini bagaimana bentuknya karena terlalu vulgar [menandai foto saya]: Fulan has been tagged you in a photo


comments powered by Disqus