Kelamaan gak nulis blog emang bikin kangen ngeblog, tapi ngeblank begitu mau mulai nulis. Salah satu distraction terbesar yang jadi penghalangku untuk ngeblog tak lain dan tak bukan adalah social media!! Sehari gak pesbukan, ngeplurk, dan ngetwit bisa bikin jari gatel gak sabar pengen ngapdet setatus ato nge-troll di setatus temen-temen. Seperti di posting-an Faye dan beberapa kali disinggung @Xaliber, terlalu banyak nulis di microblogging (Twitter, Plurk, dsb) bikin ide-ide yang seharusnya jadi posting panjang di blog malah keluar sedikit-sedikit jadi tulisan sependek seratus empat puluh karakter. Begitu pengen nulis agak seriusan di blog, eh jadi kehabisan bahan. Nah lho.
Setelah dipikir-pikir, kenapa tulisan-tulisan pendek di microblogging tersebut gak dikompilasi aja? Dengan gitu saya jadi ada bahan buat ngisi blog yang udah kelamaan ditelantarin ini. Lagipula, sifat microblogging adalah kontennya sangat cepat basi! Anggap aja saya berusaha mengarsipkannya agar tidak hilang ditelan timeline begitu saja :P
Oh ya, microblogging of choice yang saya jadikan posting antologi kali ini adalah Plurk. Secara saya lebih aktif ngeplurk dan ngetroll ketimbang ngetwit. Nantinya akan saya bubuhkan barang sedikit keterangan mengenai situasi ketika plurk tersebut ditulis. Ikuze! ;)
#1 - 1 : Ariel vs Artis Korea?
Spektakuler. Saya lupa siapa yang bilang itu. Sialnya, statemen di atas diamini oleh @yoyoimut dan @widy_agung. Fuu! Kalau gak salah sih beberapa praktikanku yang komentar baik di real world maupun jejaring sosial, 'Mas, rambut Ariel-nya mana?' atau, 'Ihiiy, sekarang mas gaya Korea ya? Ganteng deh.' (sekedar catatan, frase terakhir adalah fiktif belaka)
#1 - 2 : Geeks' Way of Refreshing
Mengutip kata-kata @lynxluna, @yKode adalah refreshing ala geek. Kalo Bancakan 2.0 cenderung berisi seminar dan presentasi para penggiat startup lokal, maka yKode adalah tempat belajar ngoding bareng buat programmer-programmer Jogja sekalian nyari kenalan & kali aja proyekan :D
Materi yang dibawakan Om Guntur Sarwohadi (dari Soybeansoft) adalah pengenalan engine game Shiva3d dengan studi kasus bikin game klasik Asteroid yang nantinya bisa dipublish ke berbagai platform seperti Android, iPhone, BlackBerry, dan web. Bravo! Sayangnya saya agak kesulitan mengikuti materi yang antara lain karena ketidak-kuatan kartu grafis (VGA) laptop saya yang bikin proses nampilin stage jadi gak sempurna. Anyway, it's still great!!
Meskipun yang hadir di cafe AngkringQ untuk event yKode tersebut gak terlalu banyak, namun jumlah laptop yang dibawa peserta ternyata cukup untuk membuat listrik cafe mati beberapa kali karena kekurangan daya (ok, jangan salahkan Gapoera UII yang terlalu banyak bawa personil yak :P). Jumlah peserta yang tidak terlalu banyak justru bikin suasana lebih akrab. Ternyata orang di sebelah saya adalah @cangcappo yang sebenarnya kemaren sempat ketemu pas sama @yohang di seminar SparxUp di UC UGM tapi belum sempat kenalan. Haha.
Pesan moral: Kalau mau ada acara gathering di cafe yang melibatkan banyak orang dan butuh laptop, silakan bawa colokan listrik berlebih tapi inget-inget daya listrik!!
Sebenarnya, ide ini berawal dari hashtag #100factsaboutme yang dari twitter @niiwul yang ia kumpulkan menjadi tulisan di blognya. Aha, brilian ato sayanya yang telat mikir?? Jadinya kan saya gak kehabisan bahan ngeblog untuk waktu-waktu yang akan datang :D

