Trik KKN Islami “Aktifis Dakwah Kampus”

KKN Islami
Spread the love

Alhamdulillah.Segala puji bagi Allah subhanahuwata`ala karena atas pertolongan-Nya buku Trik KKN Islami Aktivis Dakwah Kampusini dapat diselesaikan. Salam dan shalawat selalu tercurahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersama sahabat-sahabatnya dan orang yang mengikuti mereka.

Dalam sejarahnya di Indonesia, kuliah kerja nyata (KKN) berawal pada periode tahun 1950 – 1962 yang dilaksanakan dengan tujuan membantu program pemberantasan buta huruf dan program pengerahan tenaga mahasiswa (PTM) untuk mengisi kekurangan guru sekolah lanjutan di luar Pulau Jawa. PTM ini merupakan bentuk pertama dari kegiatan KKN. Kegiatan ini terhenti tahun 1962 karena masalah keuangan negara saat itu. Selanjutnya, pada tahun 1963 dilaksanakan program bimbingan masyarakat (Bimas) dan tenaga kerja sukarela (TKS) yang bertujuan untuk peningkatan produksi pertanian.

Pada tahun 1971, Universitas Gadjah Mada(UGM), melalui Prof. Koesnadi Hardjosoemantri, mengusulkan program KKN kepada Dirjen Pendidikan Tinggi. Tiga Perguruan Tinggi pada tahun 1971, yaitu Universitas Gadjah Mada,Universitas Hasanuddin, dan Universitas Andalas, pada awalnya melaksanakan kegiatan yang merupakan proyek perintis yang dikenal dengan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat. Makna dan arti penting yang terkandung dari kegiatan KKN dipertegas oleh Presiden RI pada acara Dies Natalis UGM bulan Februari 1971 dengan menyatakan: “…agar setiap mahasiswa belajar di desa dalam jangka waktu tertentu, tinggal dan bekerja membantu masyarakat pedesaan, memecahkan persoalan pembangunan sebagai bahan dari kurikulumnya.”

Dirjen Pendidikan Tinggi akhirnya memutuskan untuk mengembangkan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa perguruan tinggi secara nasional dengan melaksanakan seminar nasional di Yogyakarta pada tanggal 17—18 November 1972 yang membahas proyek perintis Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat diikuti oleh 13 Perguruan Tinggi dari 3 universitas perintis ditambah dengan 10 perguruan tinggi diikutkan pada tahun akademik 1973/1974 dan disepakati kegiatan tersebut diberi nama Kuliah Kerja Nyata. Dengan demikian, pertama kalinya program KKN dilaksanakan pada tahun akademik 1973/1974 oleh 13 Perguruan Tinggi, kemudian tahun 1974/1975 diperluas menjadi 15 perguruan tinggi, dan tahun 1975/1976 menjadi 29 perguruan tinggi. Sejak tahun 1976/1977, semua perguruan tinggi negeri dan sebagian besar perguruan tinggi swasta telah menyelenggarakan KKN.

KKN merupakan salah satu upaya pengaplikasian Tri Darma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. Dalam KKN ini, mahasiswa diharapkan dapat membantu berbagai macam permasalahan yang terjadi di masyarakat. Mahasiswa mempunyai peranan yang cukup tinggi dalam KKN karena mereka akan menjadi motor penggerak dalam program-program yang telah dicanangkan dalam proses pembangunan desa. Ada beberapa peran penting yang harus dilakukan oleh mahasiswa dalam melakukan KKN, diantaranya adalah pemberi motivasi, pemberi informasi, pelancar proses difusi teknologi, dan penghubung antarsistem di masyarakat.

(Sumber:http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=penelitian_detail&sub=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=69456 dan buku pedoman kkn-ppm ugm 2013).

Secara filosofis, KKN merupakan sebuah program yang sangat bagus yang dicanangkan oleh pemerintah. Hanya saja, sebagai seorang muslim, terlebih sebagai dai (aktivis dakwah kampus), tentu akan melihat segala sesuatu dalam sudut pandang Islam, tidak sekadar sudut pandang duniawi. Dibalik briliannya ide KKN, sebagai muslim, masih harus menimbang manakah sisi syar’i yang bisa dijalankan dan manakah sisi tidak syar’i yang harus ditinggalkan. Termasuk bagaimana strategi yang harus dilakukan agar sisi syar`i dapat dimaksimalkan dan sisi tidak syar’i dapat dihilangkankan atau diminimalisasi. Inilah arti penting kehadiran buku Trik KKN Islami Aktivis Dakwah Kampus: sebuah persembahan kepada para aktivis dakwah kampus.

Dalam penulisan buku ini,penulis banyak menggunakan nama samaran atau sekadar inisial untuk menjaga hati saudara muslim kami yang mungkin kisahnya diangkat dalam buku ini. Menjaga hati para mujahid dakwah KKN agar mereka tetap ikhlas dan menjaga hati para saudara kami yang sempat terjatuh saat KKN agar mereka tetap terjaga kehormatannya. Kami doakan semoga saudara kami yang dikisahkan baik dalam buku ini bisa istiqomah hingga akhir hayat dan saudara yang terkisahkan buruk bisa kembali dalam barisan perjuangan.Amin!

Kepada seluruh pihak yang telah membantu penulis dalam penyelesaian buku ini, penulis ucapkan syukron jazakumullah khairan, semoga Allah membalas dengan yang lebih baik. Terkhusus kepada kakanda, ustadz Ardian Kamal yang telah memberikan banyak isnpirasi melalui taujih KKN beliau sehingga penulis bisa menelurkan karya ini. Demikian pula kepada ustadz Wardianto Simbala yang berkenan memberikan file proker KKN-PPL-nya kepada penulis untuk penulis jadikan sebagai lampiran dalam buku ini.

Penulis menyadari bahwa penulisan buku ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis memohon nasihat-nasihat dari para pembaca, terutama para asatidzah, demi penyempurnaan buku ini ke depan. Hanya kepada Allah subhanahu wa ta’ala kami bertawakkal. Jagalah hati-hati kami,ya Allah, terimalah amal ibadah kami.Amin.

1 thought on “Trik KKN Islami “Aktifis Dakwah Kampus”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *