BERSIHKAN HATI SEBELUM UJIAN

Konsultasi Dakwah Kampus
Share

 

Imam syafi`i terkenal dengan hafalannya yang kuat. Dalam Thorh At Tatsrib (1: 95-96), disebutkan bahwa beliau rahimahullah telah menghapal 30 juz alquran pada umur tujuh tahun dan kitab hadits al-Muwatho` karangan Imam Malik pada umur sepuluh tahun.

Suatu hari, hafalan alquran yang telah dihapal mati sejak umur tujuh tahun itu, hilang sebagian. Ada yang mengatakan, dari 30 juz hilang satu juz. Imam syafi`i heran, mengapa hafalannya yang sudah mendara daging tersebut bisa hilang?

Beliau pun mendatangi gurunya, imam Waki`, mengadukan buruknya hafalannya. Imam Waki`bertanya, apa yang baru saja engkau perbuat? Imam Syafii menawab, tadi saya lewat di pasar dan tiba-tiba angin berhembus hingga rok seorang wanita tersingkap. Tanpa sengaja, saya melihat auratnya (betis). Imam Waki` pun menasehati imam syafi`i, bahwa ilmu itu adalah cahaya dan cahaya Allah tidak akan masuk pada hati yang bermaksiat (I’anatuth Tholibin, 2: 190).

Mengapa ikan di air keruh tampak kurang sehat? Karena mereka kekurangan oksigen. Oksigen dihasilkan oleh tumbuhan air sebagai hasil fotosintesis. Namun karena sinar matahari yang dibutuhkan tumbuhan untuk berfotosintesis sulit menembus air yang keruh, maka produksi oksigen pun terbatas.

Begitu pula lah dengan hati yang selalu bermaksiat. Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam bersabda bahwa bila anak cucu Adam bermaksiat, maka akan ada satu titik noda hitam dalam hatinya. Bila ia terus bermaksiat, maka satu demi satu titik noda tersebut akan bertambah hingga menghitamkan dan mengeraskan hatinya (HR. At-Tirmidzi no 3334).

Hati yang dipenuhi noda seperti ini merupakan hati yang keruh dan hati yang keruh tidak akan mampu ditembus oleh cahaya ilmu dari Allah.

Bila pelajaran sulit terpahami, bila hafalan sulit terpatri, coba cek hati: mungkin hati sedang keruh?

Persiapan teknis menjelang ujian, review materi, adalah penting. Namun persiapan non-teknis, istigfar dan taubat atas segala dosa, jauh lebih penting.

Bersihkan kekeruhan hati sebelum ujian.

Penulis: Andi Muh. Akhyar, Pengasuh Majelis Adab Wageningen (MAW)

Menjelang Dzuhur,

Sabtu, 15 Desember 2018

Pukul 12.33 CET

@’Pondok Sakinah’ Bernhardstraat 23, Wageningen, Negeri ‘Kincir Angin’ Belanda

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *