Penyakit Rutinitas

Konsultasi Dakwah Kampus
Share

Aktivis dakwah adalah orang yang aktif mengurus dakwah. Berbagai rutinitas selalu kita lakukan seperti musyawarah atau kerja-kerja dakwah yang lain. Karena terlalu rutinnya kita melaksanakan kerja-kerja dakwah tersebut, para aktivis dakwah terkadang terkena suatu penyakit yang dinamakan penyakit rutinitas yaitu penyakit hilangnya esensi dari setiap agenda dakwah yang dilakukan.

Para aktivis dakwah kehilangan makna untuk apa segala agenda rutin tersebut dilaksanakan. Untuk siapa segala kegiatan itu dadakan. Disorientasi ini terkadang menjadikan hati kita menjadi kering, hampa, kehilangan kepekaan. Kita berkali-kali bermusyawarah membahas bagaimana menolong agama Allah namun iman kita tidak bertambah dengannya. Kita selalu melaksanakan kerja dakwah namun tidak ada peningkatan keimanan yang kita dapatkan dan tidak semakin dekat dengan Allah, bahkan mungkin semakin jauh dari Allah karena terlalu sibuk.

Kita kehilangan orientasi bahwa segala yang kita lakukan adalah untuk Allah demi kemuliaan islam dan kaum muslimin untuk meninggikan kalimat Allah di muka bumi ini, bukan sekedar pertemuan yang telah menjadi kebiasaan sehingga kalau kita tidak kerjakan ada perasaan tidak enak.

Kegiatan rutin tersebut kita lakukan bukan sekedar pelepas kewajiban atau sebagai pelaksanaan program kerja, tetapi karena Allah dan untuk Allah, sehingga dengan melakukannya, seharusnya semakin bertambah keimanan dan semakin dekat diri ini dengan Allah.

Penulis: Andi Muh. Akhyar, M.Sc., Ketua PP LIDMI 2015-2017

Senin, 11 Februari 2013

@Soppeng

(Sumber: Akhyar, Andi Muh., 2017. Aktivis Dakwah Kampus; Problematika dan Solusi. AG Litera, hal 87)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *