Menyambut hadirmu (part 1)

Oke tulisan ini lanjutan dari ‘Menanti hadirmu’ Jadi setelah Zhafira meluncur, dengan sigap mbak bidannya nangkap. Bidan dan susternya bersorak pelan, Kak Akhyar masih setengah terisak sedangkan saya hanya diam, tidak menangis juga tidak tersenyum, ada perasaan aneh yang becampuk aduk yang menyusup kala itu. Saya kemudian berpindah ke tempat tidur, saat sudah berbaring kak […]

Continue Reading

PURANO GA MASSEMPAJANG, NAK?

Kalimat ini merupakan kalimat bahasa bugis yang artinya, “Kamu sudah sholat, Nak?” kalimat ini ringkas, tapi bagi penulis, dalam maknanya. Dalam, karena isinya tentang sholat, amalan yang merupakan salah satu rukun Islam. Amalan yang pertama kali dihisab di akhirat kelak. Amalan yang menjadi pembatas antara Islam dan kekafiran. Amalan yang apabila dikerjakan akan menghindarkan kita […]

Continue Reading